Gimana Cara Putri Raja Memilih Suami?

Kira-kira itulah pertanyaan yang cukup sering masuk ke inbox-ku. Tadinya aku sempet heran juga ngapain pada pengen tahu tentang itu? Ternyata diantara followers cukup banyak yang sedang dalam tahap mencari jodoh atau dikejar-kejar orangtua untuk segera menikah, ada juga yang sekedar kepo 😪. Tapi setelah dipikir-pikir, namanya nyari jodoh kurang lebih mirip-mirip lah namanya perempuan

Pas dulu masih muda (ciee), aku selalu beranggapan bahwa “Putri raja itu tidak ada bedanya dengan orang kebanyakan”, berteman tidak memandang siapa dari mana. Tapi setelah dewasa, mulai bisa menerima bahwa mau digimanain juga memang keluargaku bukan keluarga biasa. Adalah tanggung jawabku memilih pasangan yang bisa turut support Kraton.

Continue reading Gimana Cara Putri Raja Memilih Suami?

Danau Tekapo di Christchurch, New Zealand

Pomodoro: Cara Simpel Untuk Produktif

image courtesy of Buzzfeed

Bener nggak sih kalau aku bilang memulai suatu pekerjaan/tugas itu bagian yang paling susah? Apalagi kalo tugasnya keliatan gede atau ribet, adaaaa aja alesan utk menunda. Tapi ya namanya obligation, ditunda bikin kepikiran… tapi kalo mau dikerjain suka nggak tau mau mulai dari mana.

Dari baca2 blog personal development, ketemu sama yang namanya Pomodoro Technique dan sampe sekarang ini cukup membantu untuk tugas dan kerjaanku selesai dengan selamat.  Continue reading Pomodoro: Cara Simpel Untuk Produktif

Cara Mengenali Propaganda Negatif

Sekarang ini kita hidup dihujani informasi kiri kanan atas bawah sampai megap-megap. Dari pilihan yang lebih tradisional seperti tv dan koran pun sudah melimpah, apalagi sekarang ketambahan internet, blogs, media sosial dan lain-lain. Sehingga sebagai manusia dengan energi dan kapasitas otak yang terbatas, kita mulai mempersingkat proses kita memilih, mengakses dan mencerna sebuah berita.

Positifnya, berita cepat menyebar. Negatifnya? Berita cepat menyebar juga. Berita anak hilang, gempa bumi, Indonesia menang di Olimpiade tentu saja bagus kalau cepat menyebar, tapi kalau twit fitnah “Si A nyolong ayam” pake foto orangnya di-share secepat kilat juga enggak bener kan. Padahal sekarang ini media profesional dan media asal-asalan udah enggak bisa dibedain lagi, sehingga kita kayaknya ribut terus dikasih judul-judul bombastis padahal isinya artikel beda ama judul 😑

Melihat kebiasaan nge-share atau menelan bulat-bulat berita enggak jelas, terus terang aku jadi prihatin juga sehingga pengen mengajak kalian untuk aware akan beberapa tanda-tanda berita ‘buatan’ atau issue yang sengaja disebar untuk mempengaruhi masyarakat.

Continue reading Cara Mengenali Propaganda Negatif

Sebenernya Apa Yang Dicari Sih?

Ini sesi jujur2an aja yah 😁 Bukan post marah-marah lho ini, dibaca dengan nada kalem aja yah. Karena aku bener-bener pengen tahu aja.

Sebenernya aku lebih enjoy ketika orang nggak tau aku anaknya Bapak, karena aku risih diperlakukan spesial. Enggak ngerti deh orang-orang yang selalu membanggakan diri sebagai ‘keluarga Kraton’, maunya dikasih special treatment melulu. Tapi mau gimana, sejak Jeng Bendoro menikah, aku jadi dikenal sebagai ‘kakak yang dilangkahi’.

Continue reading Sebenernya Apa Yang Dicari Sih?

“Dia kan Anak Sultan”

Dari kecil selalu frustasi dengan status ‘Anak Sultan’. Kalau punya prestasi, orang selalu ngomong ‘Wajar lah, dia kan anaknya Sultan. Pasti dimenangin’. Sementara kalo gagal, dikatain “Padahal dia anaknya Sultan lhoo… Malu-maluin waris”. Orang juga bangga dan sering pamer kalau anaknya bisa ngalahin seorang ‘Anak Sultan’ dalam satu hal. Padahal ya mana mungkin juga kita jagoan dalam semua hal.

Continue reading “Dia kan Anak Sultan”

Musim Gugur di Central Park

Foto-foto ini sebenarnya diambil pada akhir bulan Oktober 2014 yang lalu. Sayangnya keburu harus belajar untuk segala macem ujian kuliah sehingga baru sempat sekarang untuk di-upload

Continue reading Musim Gugur di Central Park