Latest Posts

Inspirasi Oktober 2017

Datangnya Oktober cukup mengagetkan, kayaknya bukan cuma untuk aku tapi juga banyak orang lain. Seminggu pertama aku banyak lihat kaca, lihat kamar dan ruang kerja, buka-buka halaman awal journal ku untuk lihat apa yang belum kesampaian.

4 artikel di bawah memberi aku perspektif dan memantapkan diri untuk menempuh tujuan.

Seven 5-Minute Decluttering Projects You Can Accomplish Today by Joshua Becker. Namanya meja kerja dan tasku gampang banget berantakan, apalagi kalau lagi sibuk. Sementara barang berantakan itu jadi sampah visual yang mempengaruhi perasaan dan mood. Sesuai dengan post yang lalu, bersih-bersih sebentar tapi sering bisa membantu kita menjadi lebih baik.

How to Build an Edge: Develop Your Talent Stack by Celestine Chua. Kita punya kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri, dan kombinasi skills yang tepat akan membuat kita menonjol. Aku bukan yang paling pintar, bukan juga ahli marketing maupun komunikasi. Tapi aku punya positioning yang unik di Keraton Yogyakarta, pengetahuan yang cukup tentang budaya dan penggunaan teknologi. Ditambah dengan semangat untuk selalu belajar hal baru, bisa menjadi sebuah nilai lebih.

If You Can’t Find a Spouse Who Supports Your Career, Stay Single by Avivah Wittenberg-Cox. Sekarang ini semakin banyak suami yang senang istrinya punya karir sukses. Tapi itu hanya berlaku selama kesuksesan sang istri tidak mengganggu karir sang suami. Membolehkan istri bekerja, bukan berarti suami akan ikut membantu pekerjaan rumah tangga. Sehingga seringkali pilihan bagi perempuan hanya mencari suami yang sangat suportif atau tidak sama sekali.

10 Reasons Why Traveling is the Best Form of Education by Nabin Paudyal. Dunia itu luas dan belajar tentang budaya lain akan membuka wawasan kita. Jarang orang yang suka traveling itu berpikiran sempit. Mengalami budaya secara langsung, mendatangi tempat bersejarah secara langsung, akan memberikan pengertian baru dalam diri kita. Tidak semua yang tertulis dalam buku dan media itu sesuai dengan kenyataan. Jangan jadi orang yang kurang piknik.

3 Bulan Terakhir 2017

Sejak Januari tahun 2017 ini, cuma 2-3 bulan aku habiskan di Samoa bersama Mas Noto. Sisanya kuhabiskan di Jogja, membangun Tepas Tandha Yekti dan membantu urusan Keraton yang lain.

Juli lalu, setelah Lebaran, kita sempatkan liburan berdua dan pergi diving di Sulawesi Utara. Diantara jeda menyelam dan menunggu kapal tiba di tempat menyelam berikutnya, kita cuma banyak diam dan sibuk dengan pikiran masing-masing.

Tiba-tiba baru nyadar, dalam satu jam bengong, banyak banget ide-ide tulisan dan potential projects untuk TTY yang muncul di kepala. Trus bingung sendiri, kok ini enggak pernah kejadian kalo pas aku di Jogja?

Kayaknya kalau di Jogja aku lebih banyak bersifat reaktif karena sering diminta menangani pekerjaan dadakan. Akhirnya prioritasku bergeser dan yang muncul adalah survival mode. Pikiranku cuma fokus dengan gimana caranya bisa menyelesaikan kerjaan yang diminta, ditambah dengan kerjaan yang sudah kurencanakan tanpa mengganggu jadwalku ke Samoa.

Sekarang, 2017 tinggal sisa 3 bulan lagi. Aku enggak mau 2017 berakhir seperti dua tahun terakhir, yang penuh niatan yang enggak terlaksana.

Apa yang bisa kulakukan dalam 3 bulan ini untuk bikin momentum yang lebih baik di 2018?  Read More

Against the Odds – Dapet Jodoh

Ketika DailyPost prompt kali ini berbicara tentang against the odds, aku langsung keinget Mas Notonegoro. Nggak tau deh apa karena udah 1.5 bulan aku nggak ketemu, tapi seperti kata Ibu Mertua, banyak halangan yang kita berdua lalui untuk sampai jadi ke pelaminan.

Read More

Graceful

ig-portrait

Sri Sultan Hamengku Bawono ka-10 di Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat

in response to DailyPost Photo Challenge - Graceful

Kilas Balik Resolusi 2016

Di awal tahun 2016, aku sempet bikin New Year’s Resolution yang isinya enam target untuk dicapai selama tahun 2016. Padahal pas nulis itu juga udah mengakui kalau sering enggak tercapai.

Eh akhirnya baru keinget kalau punya resolusi tahun baru, 2 minggu terakhir ini setelah banyak artikel blog berseliweran tentang bikin resolusi untuk tahun 2017 😱

Read More

Gunungan Wadon TIDAK Jatuh

Setiap 1 Syawal, Karaton Ngayogyakarta mengadakan Hajad Dalem Ageng. Upacara Ngabekten dimana para Sentono Dalem dan Abdi Dalem memohon maaf dan caos bekti kepada Sultan yang bertahta, dan juga upacara Garebeg dimana beberapa gunungan sebagai wujud syukur Sultan dibagikan ke masyarakat

Tanggal 7 Juli 2016, yang merupakan hari pertama maaf-maafan di Kraton dan hari kedua maaf-maafan menurut pemerintah, masyarakat diramaikan dengan berita bombastis “Gunungan Wadon Jatuh!” dari surat kabar Jogja yang besar-besar lengkap dengan narasumber.

IMG_0890

Saya kasih screenshot aja ya, karena saya nggak mau nambah traffic ke berita kurang akurat. Monggo di-googling sendiri kalau berminat.

Penasaran dengan hebohnya berita-berita ini, aku pun bertanya pada abdi dalem prajurit yang ikut mengawal gunungan, “Gunungane temumplak po?” dan dijawab dengan “Merosot ketika naik tangga, tapi bukan gunungan wadon”

Lalu ada 3 saksi kuping yang melapor “Gusti, kami dengar sendiri beberapa awak media ngomong ‘Harus jadi Berita ini. Harus aku tulis..’

Makin penasaran dong aku, kok bisa gitu? Dimulailah proses penyelidikanku (caile) menelusuri dimana perbedaan ini bisa terjadi. Soalnya isu ini berkembang di masyarakat luas, kasian kan kalau enggak jelas. Monggo ikuti proses penyelidikan saya dibawah ini  Read More

Dead Sea, Jordan

Setelah capek main pasir dan bosen foto-foto suami narsis di padang pasir, kita pun melanjutkan perjalanan menjelajah Jordan.

Perjalanan darat Wadi Rum – Laut Mati

Dari Wadi Rum, rencananya kita jam 10 udah memulai perjalanan selama 4 jam ke Dead Sea. Itung-itung nyampe hotel jam 2 siang pas lunch time, bisa leha-leha sedikit sebelum maen air dan lumpur Laut Mati. Read More