Belajar-belajar, Kerja-kerja
Comments 4

Pomodoro: Cara Simpel Untuk Produktif

image courtesy of Buzzfeed

Bener nggak sih kalau aku bilang memulai suatu pekerjaan/tugas itu bagian yang paling susah? Apalagi kalo tugasnya keliatan gede atau ribet, adaaaa aja alesan utk menunda. Tapi ya namanya obligation, ditunda bikin kepikiran… tapi kalo mau dikerjain suka nggak tau mau mulai dari mana.

Dari baca2 blog personal development, ketemu sama yang namanya Pomodoro Technique dan sampe sekarang ini cukup membantu untuk tugas dan kerjaanku selesai dengan selamat. 

Pomodoro technique pertamanya dipopulerkan oleh Fransesco Cirrilo. Nama pomodoro sendiri berarti tomat dalam bahasa Itali, diambil dari timer dapur berbentuk tomat yang dia punya. Cara ini sebenernya simple banget: kerjaan yang besar, dipecah menjadi beberapa bagian, trus pake interval setiap 25 menit, diselang dengan break 5 menit.

Contoh kasus: Mengerjakan pe-er essay 1500 kata

  1. Tentukan sub-tasks dalam mengerjakan essay. Misalnya: cari sumber reference, tentukan kerangka essay, tulis badan essay, tulis paragraf pembuka dan penutup, review essay
  2. Set timer ke 25 menit.
  3. Fokus dengan satu sub-task sampai timer berbunyi.
  4. Istirahat 5 menit.
  5. Mulai lagi ke dengan interval selanjutnya.
  6. Setiap 4 set, pilih break yang lebih lama.

Disiplin kita diuji ketika dalam period 25 menit itu atau satu ‘pomodoro’ kita kedatengan gangguan. Kepengen cek FB, atau ada teman kantor datang minta tolong. Kecuali keadaan darurat, sebisa mungkin tetap kerjakan tugas kita sampai timer bunyi. Bilang pada diri kita sendiri “Nanti aku handle pas waktu istirahat”

Intinya, jangan sampai fokus kita terputus karena gangguan dari luar. Pasti pernah ngerasain kan seberapa susahnya ngedapetin konsentasi kalau udah sekali pecah? Yang penting kita bisa atur hal-hal yang perlu perhatian kita dengan: inform, negotiate, schedule, dan call back. Misalnya ada teman kantor yang minta tolong ketika kita masih di tengah interval 25 menit, bilang aja baik-baik “Maaf aku lagi tengah-tengah ngerjain laporan, nanti aku telpon balik ya?” dan tunggu pada saat kita ada di waktu istirahat untuk menelepon balik.

Untuk timer-nya sendiri cukup gampang menggunakan barang yang sehari-hari ada di sekitar kita. Bisa timer dari hape, timer dapur, atau apps. Pernah aku coba pake alarm hape, cuma sekalinya alarm bunyi, aku harus stop apa yang dilakukan dan buka hape untuk matiin alarm. Ini cukup mengganggu untuk aku. Sekarang sih aku pake app 30/30, ketika interval waktunya habis, dia bunyi sekali aja jadi aku nggak harus matiin pas lagi asyik ngetik.

Kenapa intervalnya 25 dan 5 menit? Menurut Fransesco interval tersebut adalah optimalnya daya konsentrasi kita. Terlalu pendek? Terlalu lama? Sesuaikanlah dengan kemampuan kita, apalagi kalau baru mulai coba. Tidak ada aturan baku, yang penting dicoba dijalani aja dan pelan-pelan dinaikkan intervalnya (interval kerjanya lho! bukan istirahatnya! :p)

Cara ini membantu dalam 2 hal, untuk memulai sesuatu atau stop mengerjakan sesuatu. Kadang begitu dapet tugas “Essay 15000 kata!” ngeliat kertas aja udah malessssss banget. Di pikiran tuh udah langsung “Duh pasti lama” “Duh pasti susah”. Tapi dengan cara ini aku bisa bilang ke diri sendiri “Cari referensi aja deh dulu selama 25 menit”. Nah sekali mulai, biasanya malesnya udah ilang

Disisi lain, cara ini berguna untuk yang sering perfeksionis melakukan sesuatu. Kalau udah beberapa jam masih ngerjain bagian yang sama berulang-ulang apus tulis apus tulis, bilang ama diri sendiri “Kerjain bagian berikutnya dulu deh, nanti balik lagi kesini kalau emang masih kurang bagus”. Jadi hal lain enggak keteteran hanya karena kita berkutat pada satu hal aja. Biasanya sih aku kelamaan cari referensi-nya jadi malah nggak nulis-nulis hahaha

Tips dan trik apa yang kalian punya supaya nggak males?

4 Comments

  1. w4nd42 says

    Terima kasih mb GKR Hayu, artikel ini InsyaAllah bermanfaat -buat saya-. Kalo kasus saya juga kebanyakan cari referensi dan baca-baca (paper yg menarik), akhirnya g fokus ngerjain dan melebar kemana2.
    saya mohon ijin re-blog tulisannya boleh Mb? matur suwun🙂

  2. Cari2 petunjuk Pomodoro, nemu di sini…
    Saya juga lg mraktekin teknik ini Mbak.. mudah2an cocok dan bisa manage waktu dgn lbh bijak🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s