Jalan-jalan
Comments 2

Dead Sea, Jordan

Sunset in Dead Sea

Setelah capek main pasir dan bosen foto-foto suami narsis di padang pasir, kita pun melanjutkan perjalanan menjelajah Jordan.

Perjalanan darat Wadi Rum – Laut Mati

Dari Wadi Rum, rencananya kita jam 10 udah memulai perjalanan selama 4 jam ke Dead Sea. Itung-itung nyampe hotel jam 2 siang pas lunch time, bisa leha-leha sedikit sebelum maen air dan lumpur Laut Mati. Tapi apa daya, sang sopir bersama mobil sewaan telat datengnya jadi kita baru sampe di Dead Sea jam 3:30 sore. Gedubragan check-in dan menyempatkan diri makan dulu langsung maen aiiirrrrr🏊🏊🏊

Pinggirnya laut mati bukan pasir kaya di pantai

Seperti yang terlihat di foto dan peta, Dead Sea jadi perbatasan Jordan – Israel, bisa berenang dah nyampe Israel jangan-jangan. Jadi sepanjang perjalanan dari Wadi Rum ke Dead Sea ada beberapa check point dimana kita harus tunjukkin passport.

Main air disambut sunset

Dead Sea adalah permukaan terendah di dunia, yaitu 394.6 meter dibawah permukaan laut. Kandungan garam di Dead Sea itu 30%, sehingga tidak ada hewan di dalam airnya. Khasiat nya kaya dengan mineral, tapi karena garamnya itu maka enggak boleh lama-lama berendamnya. Tour guide menyarankan untuk berendam dulu di laut selama 15 menit, abis itu cari-cari lumpur di pinggiran dan lumurin badan pake lumpurnya, diamkan 15 menit lalu berendam lagi sembari dibilas.

Tapi jangan sampai kena kulit wajah ya… Perih 😰 Abis itu mending udahan aja, bilas sampe bersih pake air tawar. Kulit rasanya langsung kinclongggg ✨✨✨

Mas Notonegoro udah kayak berang-berang ngapung

Kita nginep di Movenpick Hotel, Dead Sea. Hotel ini di-recommend karena selain dekornya bagus, spa-nya juga mantap hohohoho 😬 Karena Laut Mati ini banyak jadi health tour, jadi ada paket menu tiga, lima sampai tujuh hari spa berturut-turut.

Lain kali kalau ada rejeki, boleh kayaknya tuh coba tujuh hari makan-tidur-spa, sampe Jogja tinggal dipotong 🐮🐮🐮

Movenpick Hotel, berasa di dunia Aladdin

Sekian pandangan mata dari Laut Mati. Tunggu kelanjutan seri traveling berikutnya 😁

All photographs are taken by GKR Hayu. Please credit accordingly when sharing them.

2 Comments

  1. Rezkia says

    Gusti Hayu, plis share buat cost perjalanan sewa mobil, harga sewa kamar (rentang harga), rasa masakan dan jenis ragamnya serta harganya dunk…sapa tau juga bisa melancong hehe 😄🙆🙇

  2. sigit sugito says

    Salam katur GKR Hayu : _Bagus,kita tungu kabar berikutnya tempat tempat eksostis berikutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s